Organ Otak Manusia

Otak adalah sumber dari semua sistem saraf yang dimiliki oleh setiap makhluk. Letaknya ada didalam kepala, dilindungi oleh tulang tengkorak, dan dekat dengan sensor indera perasa yang dimiliki seperti penglihatan, pendengaran, keseimbangan, rasa dan bau.

Otak adalah komponen tubuh paling kompleks dan berhubungan semua sitem saraf manusia. Meskipun otak bekerja untuk keseluruhan tetapi semua sistem saraf yang ada bisa bekerja seseuai dengan tugasnya masing-masing.

Struktur otak manusia

Berikut bagian dari otak berserta fungsinya :

1. Otak utama (center care) yang berfungsi sebagai pengatur proses kehidupan dasar manusia seperti bernapas, detak jantung, pergerakan, keseimbangan, tidur dan tahap awal proses sensor informasi yang datang.

2. Sistem limbic (limbic system) berfungsi sebagai media atau alat antara tingkah laku dan motivasi, tingkat emosi, dan ingatan. Selain itu sistem limbic juga mengatur suhu tubuh, tekanan darah, kadar gula dalam darah, dan aktivitas lainnya.

3. Korteks serebum (cerebal cortex) yang berhubungan langsung dengan fungsi kognitif dan tingkat emosi. Terbagi dalam 2 bagian yang hampir sama besarnya. Di dalamnya terdiri dari sistem yang mengatur kesadaran, persepsi, emosi, pemikiran, perencanaan dan semua proses kesadaran serta tingkat emosional.

Otak memproduksi sinyal eletrik yang bergabung dengan reaksi kimia sehingga akan membuat semua bagian tubuh bisa berkomunikasi. Karena di sini sistem saraf yang ada dalam otak mengirim sinyal yang datang ke semua bagian tubuh.

Dalam penelitian, berat otak diperkirakan 1.300-1.400 gram. Saat baru lahir, otak manusia hanya seberat 35-400 gram saja. Seiring dengan pertumbuhan anak, jumlah sel yang terdapat didalamnya tetap stabil namun ukuran selnya bertambah besar. Ketika usia 6 tahun, barulah otak manusia mencapai ukuran berat 1.300-1.400 gram.

Otak terdiri dari cairan putih sebanyak 60 % dan cairan abu-abu sebanyak 40 %. Sel-sel yang terdapat dalam otak mengandung neuron atau saraf, sedangkan otak terdiri dari 3 bagian yaitu otak besar (ceberum), otak kecil (cerebellum) dan batang otak (medulla).

Posted in Gejala Kanker Otak | Tagged , , , , , , , | Comments Off on Organ Otak Manusia

Gejala Kanker Otak Kronis

Gejala Kanker Otak Kronis – Kanker otak salah satu jenis kanker yang perlu diwaspadai meskipun semua jenis kanker juga berbahaya. Kanker otak sangat berbahaya karena otak adalah pusat syaraf semua yang di miliki oleh tubuh jadi syaraf yang digunakan untuk mengendalikan semua bagian ada pada otak sehingga jika ada masalah pada syaraf di otak akan mempengaruhi seluruh bagian tubuh. Kanker otak sebenarnya tumor namun jenis tumor yang ganas karena berkembang cukup cepat dan tidak terkendali. Kanker otak juga ada jenisnya yaitu kanker otak primer dan juga kanker otak sekunder. Kanker otak primer merupakan jenis kanker yang memang berasal dari otak itu sendiri atau sel kanker memang tumbuh langsung pada otak. Berbeda dengan kanker jenis primer, sedangkan kanker otak sekunder terjadi karena bagian tubuh yang lain terkena kanker lebih dulu sehingga menyebar ke otak. Dari dua jenis kanker tersebut yang paling sering terjadi ialah kanker sekunder atau yang berasal dari bagian tubuh lainnya.

Kanker otak sekunder berasal dari bagian tubuh lain yang memiliki sel kanker, bisa menyebar ke otak melalui aliran darah ke otak. Penyebab kanker otak baik sekunder atau pun kanker otak primer masih belum diketahui sampai pada saat ini, meskipun begitu ada beberapa faktor penyebab kanker otak yang terjadi seperti adanya gangguan kesehatan genetik. Gangguan kesehatan genetik seperti  Sklerosis Tuberose, Sindrom Gorlin, Sindrom kanker Li-Fraumeni, Sindrom Turcot, Sindrom von Hippel-Lindau. Gangguan kesehatan yang disebutkan sebelumnya merupakan gangguan kesehatan genetik meskipun tidak terlalu sering terjadi sebaiknya tetap waspada dengan menjaga kesehatan dan menjaga pola hidup tetap sehat.

Faktor lain terjadi kanker otak ialah faktor genetik, meskipun siapa saja bisa menderita kanker otak tetapi ada beberapa orang yang lebih berisiko untuk menderita kanker otak seperti seseorang yang memiliki faktor genetik. Jika ada salah satu anggota keluarga yang pernah menderita kanker otak maka untuk mengalami hal yang sama akan semakin tinggi karena gen yang sama dalam keluarga. Selain itu juga risiko tinggi menderita kanker otak dari orang yang pernah menjalani radioterapi. Paparan radiasi dari apa pun tidak baik termasuk dari radioterapi sehingga jika dilakukan jangka panjang maka akan mendapatkan efek samping dan meningkatkan risiko terjadinya kanker jenis apa pun.

Gejala Kanker Otak Kronis

Yang berbahaya bukan karena paparan dari radiasi saja, paparan dari zat kimia pun juga sangat berbahaya untuk tubuh. Paparan zat kimia dari tubuh dalam jangka panjang memberikan efek buruk untuk tubuh salah satunya memicu kanker. Ada banyak jenis zat kimia yang bisa memicu kanker, salah satunya adalah formaldehida. Seseorang yang terjangkit virus HIV juga lebih berisiko untuk menderita kanker otak, karena kekebalan tubuh yang lemah akibat virus hiv sehingga berbagai macam penyakit lebih rentan terjadi tidak terkecuali penyakit kanker jenis apa pun termasuk kanker otak. Oleh sebab itu berhati hati menjaga kesehatan tubuh agar tidak terinfeksi virus berbahaya tersebut.

Seseorang yang merokok memiliki risiko yang besar juga untuk menderita kanker, bukan hanya kanker paru paru saja tetapi juga jenis kanker lainnya termasuk kanker otak. Pengaruh dari zat berbahaya di dalam rokok yang bisa memicu pertumbuhan sel tidak normal tumbuh dan berkembang sehingga menjadi sel kanker yang berbahaya.  Ada juga pengaruh lingkungan yang kurang sehat. Jika menderita kanker otak maka akan ada gejala yang dirasakan, khususnya gejala kanker otak kronis. Gejala kanker otak kronis yang bisa terjadi seperti berikut :

  • Gejala kanker otak kronis menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala bisa dirasakan perlahan lahan sehingga sering kambuh. Sakit kepala pada awalnya tidak disangka gejala kanker otak pada awalnya karena banyak gangguan kesehatan yang menimbulkan sakit kepala.
  • Gejala kanker otak kronis sering muntah muntah akibat dari masalah pada otak yang memiliki tumor jadi akan ada masalah pada pencernaan dan salah satunya menyebabkan mual mual.
  • Gejala kanker otak kronis menimbulkan gangguan gerak seperti terjadinya kejang kejang. Kejang yang dialami oleh penderita kanker otak bisa seperti penderita penyakit epilepsi.
  • Gejala kanker otak kronis menyebabkan gangguan ingatan. Kemampuan untuk menyimpan memori secara perlahan akan berkurang jadi akan mudah lupa.
  • Gejala kanker otak kronis bukan hanya menyebabkan gangguan ingatan tetapi bisa juga menyebabkan gangguan penglihatan bahkan pendengaran. Ada sel pada otak yang terganggu sehingga penurunan fungsi beberapa tubuh seperti penglihatan dan juga pendengaran.
  • Gejala kanker otak kronis menyebabkan perubahan kepribadian yang akan menimbulkan perilaku yang baru atau tidak normal seperti biasanya.
  • Gejala kanker otak kronis akan menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan untuk memahami apa pun seperti memahami kata kata, masalah untuk menulis atau pun berbicara.
  • Gejala kanker otak kronis kehilangan koordinasi keseimbangan jika kondisi yang parah sudah terjadi. Sebaiknya melakukan pemeriksaan agar mengetahui kondisi kesehatan tubuh yang terjadi agar semakin cepat mendapatkan pengobatan sehingga penyebaran sel kanker tidak akan parah. (By:RM)

Gejala Kanker Otak Kronis

Posted in Gejala Kanker Otak | Tagged , , , , , | Comments Off on Gejala Kanker Otak Kronis

Gejala Kanker Otak

Gejala Kanker Otak – Pusat dari seluruh tubuh berada di otak, karena otak memiliki banyak sel sel untuk memberikan sinyal antara tubuh satu ke tubuh lainnya sehingga dapat berfungsi dengan baik. karena fungsi otak yang sangat penting untuk kelangsungan seluruh tubuh oleh karena itu menjaga kesehatan otak sangat lah penting, dan mudah sekali untuk menjaga kesehatan otak dari nutrisi makan makanan yang sehat. meskipun begitu terkadang masih ada penyakit pada otak yang bisa menyerang kapan pun baik yang ringan sampai yang parah. kanker otak salah satunya yang merupakan jenis penyakit pada otak yang tidak dapat dianggap remeh sebab kanker otak merupakan gangguan kesehatan yang berbahaya. Kanker otak biasanya diawali dengan tumor, tetapi bukan tumor yang jinak melainkan jenis tumor yang ganas. Tumor ganas ini bisa berkembang menjadi sel kanker dan berkembang di jaringan otak atau bahkan pada selaput otak juga jadi fungsi otak akan menurun atau otak tidak berfungsi maksimal.

Kanker otak bisa terjadi oleh siapa pun dan penyebab utama terjadinya kanker otak belum bisa diketahui secara pasti sampai pada saat ini. meskipun belum diketahui secara pasti tetapi kebanyakan kasus terjadi karena sel kanker di dapatkan dari organ tubuh yang memiliki sel kanker lebih dulu. Darah yang mengalir ke otak menyebabkan penyebaran sel kanker dan tidak terkecuali pada bagian otak. Ada penyakit genetik yang bisa meningkatkan risiko untuk terjadi penyakit kanker otak yaitu Sklerosis Tuberose, Sindrom Gorlin, Sindrom kanker Li-Fraumeni, Sindrom Turcot, Sindrom von Hippel-Lindau. Risiko kanker otak primer lebih besar pada orang orang yang menderita penyakit genetik yang telah disebutkan.

Bukan hanya dikarenakan oleh penyakit genetik yang telah disebutkan, tetapi masih ada faktor pemicu kanker otak lainnya juga yang bisa terjadi seperti halnya radiasi. Paparan radiasi pada otak yang terjadi jangka panjang pun bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker otak. Paparan radiasi bisa berasal dari pengobatan radioterapi. Pengobatan tertentu dengan cara radioterapi memiliki efek samping juga meskipun dilakukan untuk menyembuhkan penyakit. maka dari itu pertimbangkan langkah pengobatan yang dilakukan agar tidak mendatangkan suatu penyakit yang lebih serius. Efek dari merokok pun juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit kanker otak bahkan jenis kanker lainnya sebab kandungan rokok bisa merusak tubuh.

Gejala Kanker Otak

Yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker otak juga ialah paparan dari zat kimia. zat kimia memang tidak baik, dan ada banyak dampak buruk yang bisa dialami jika terkena pada tubuh secara langsung. Biasanya dampak buruk dari zat kimia terjadi ketika sudah dialami jangka panjang. Tubuh bisa terpapar zat kimia bisa dari obat obatan yang digunakan, dari lingkungan pekerjaan atau pun berasal dari lingkungan rumah. Ada banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker otak, oleh karena itu perlu hati hati. Untuk mengetahui tubuh mengalami kanker otak bisa melakukan pemeriksaan otak secara langsung atau mengenali gejala kanker otak.

Gejala kanker otak biasanya akan muncul secara perlahan lahan lalu mengganggu fungsi otak semakin pesat pertumbuhan sel kanker bisa semakin berbahaya oleh sebab itu harus hati hati. Gejala kanker yang bisa dirasakan seperti berikut :

  • Gejala Kanker Otak Sakit Kepala, untuk tahap awal gejalanya masih ringan sehingga tidak dapat diketahui secara cepat seperti sakit kepala. terjadinya sakit kepala sangatlah wajar karena hampir semua orang mengalami kondisi seperti ini dan termasuk masalah yang ringan karena dapat hilang dengan sendirinya. jadi untuk awal gejala kanker yang menyebabkan sakit kepala biasanya tidak langsung disadari.
  • Gejala Kanker Otak  Mual Muntah, ketika ada sel kanker di otak bisa memicu gejala yang umum seperti mual muntah kondisi seperti ini bisa sering terjadi.
  • Gejala Kanker Otak Stadium Awal Kejang, jika sel kanker sudah tumbuh pesat maka bisa menyebabkan gangguan pada fungsi otak dan salah satu dampaknya adalah kejang. Penderita kanker otak bisa sering kejang meskipun tidak menderita penyakit epilepsi bahkan kehilangan kesadaran secara tiba tiba pun bisa dirasakan.
  • Gejala Kanker Otak Ingatan Melemah, tidak hanya bisa menyebabkan kejang atau kehilangan kesadaran saja, efek dari sel kanker mengganggu memori otak atau ingatan penderitanya yang lama kelamaan akan menurun sehingga mudah lupa dengan suatu hal, seperti penderita penyakit alzheimer.
  • Gejala Kanker Otak , Perubahan kepribadian, kondisi kanker otak yang sudah mulai parah bisa mengakibatkan perubahan kepribadian. Penderita kanker akan mengalami perubahan kepribadian sehingga tidak seperti diri sendiri.

Jika ingin melakukan pengobatan kanker otak maka ada beberapa opsi yang bisa dilakukan dan tergantung juga tingkat keparahan penyakit. operasi bisa dilakukan untuk mengangkat sel kanker sehingga tidak ada sel kanker yang ada pada jaringan otak atau bagian lainnya. kemoterapi juga bisa dilakukan dalam pengobatan kanker otak baik dengan menggunakan obat atau pun dengan sinar x. Sebaiknya pilih pengobatan yang risiko buruknya sangat sedikit. (By:RM)

Gejala Kanker Otak

Posted in Gejala Kanker Otak | Tagged | Comments Off on Gejala Kanker Otak

Gejala Penyakit Kanker Otak

Tumor otak atau kanker otak cukup sering terjadi. Namun tumor otak keturunan sangat jarang ada. Faktor penyebabnya, tidak diketahui. Sekali-sekali, muncul suatu limfoma ganas, terutama jika ada masalah dengan kekebalan.  Sel-sel saraf pembangun otak yang jumlahnya 10:12  tersebut hanya sedikit atau bahkan tidak mengalami pembelahan. Kebanyakan sel tetap ada seumur hidup. Namun banyak juga diantaranya yang tidak bertahan selama itu, sehingga kita tidak hanya secara jasmaniah, tetapi juga kognitif dan mental menua tanpa dapat dikembalikan. Di sini tidak terlihat pertumbuhan ganas dari sel-sel saraf yang telah selesai bertumbuh. Sel-sel  yang tidak lagi membelah, tidak lagi dapat mengalami pernyimpangan pembelahan atau pertumbuhan kanker . Pada anak-anak, memang dapat terjadi tumor pada sel-sel saraf yang belum erdiferensiasi. Kanker otak, biasanya merupakan glioma, tumor dari jaringan penumpu yang terletak diantara sel-sel struktur otak tetap utuh. Glioma muncul dalam segala gradasi  keganasan. Gejala penyakit kanker otak dengan glioma yang tumbuh kurang agresif tingkat I dan II (tingkat rendah) meluas perlahan, terutama terjadi antara dua puluh dan empat puluh tahun. Pada pertumbuhannya, sebagian sel-sel otak dibiarkan utuh lebih lama. Sebenarnya, glioma Karen pertumbuhannya diantara sel-sel otak, tidak pernah mempunyai pembatasan yang jelas. Tidak ada penyebaran limfogen, karena otak, sebagai jaringan non-epitelial, tidak mempunyai system pengaliran limfe. Penyebaran hermatogen, sangat jarang terjadu. Glioma yang sering terjadi ialah astrositoma, oligodendroglioma jarang terlihat, ependimoma sangat jarang ada.

Gejala penyakit kanker otak yang cukup jarang muncul, disebut meningioma, tumbuh diluar otak, tetapi ruangan di dalam tengkorak memang harus dibagi dengan otak, sehingga ditinjau dari ilmu penyakit, berlaku resiko yang sama. Tumor sekunder, metastatis dan karsinoma, sering berasal dari kanker payudara atau kanker paru.

Pada gejala penyakit kanker otak, yang menjadi masalah adalah ruangan, jadi meningginya tekanan di dalam tengkorak. Oleh karena itu, timbul nyeri kepala, mual, dan muntah, gangguan penglihatan, dan rasa mengantuk. Dapat dipahami bahwa nyeri otaknya merupakan nyeri yang menekan diseluruh kepala. Misalnya adalah suatu “gejala sentral” berasal  dari susunan saraf pusat dan tidak ada hubungannya dengan makanan, lambung perut, atau sesuatu maupun orang lain. Keluhan visus terjadi karena tekanan di kepala pada saraf mata dan dorongan yang pada pemeriksaan mata terlihat sebagai edema dari selaput jaringan. Rasa mengantuk pun merupakan gejala sentral, dapat bertambah parah sampai pingsan dengan kejang (epilepsy). Pada orang dewasa yang belum pernah pingsan sebelumnya, suatu serangan epileptic berulang, sangat mencurigakan. Terkadang serangan ini merupakan tanda pertama tumor otak.

Gejala penyakit kanker otak berkurangnya  fungsi neurologis karena kehilangan jaringan  otak adalah khas bagi suatu tumor ganas. Hilangnya fungsi dapat berbentuk berkurangnya fungsi motoris, dalam hal ini kelumpuhan pada otot tertentu atau kelompok otot.

Posted in Gejala Kanker Otak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Gejala Penyakit Kanker Otak

Jenis-Jenis Kanker Otak

Kanker otak merupakan sekelompok massa sel-sel otak yang tumbuh secara tidak normal dan di pertumbuhannya di luar kendali. Sebagian besar kanker otak dapat menyebar melalui jaringan otak, tetapi jarang menyebar ke area lain dari tubuh.

Sebelum kanker otak itu terjadi, umumnya seseorang didahului dengan kepemilikkan tumor otak jinak, saat tumor otak jinak itu tumbuh dapat menghancurkan dan menekan jaringan otak yang normal lainnya yang dapat mengakibatkan kefatalan pada kelumpuhan atau kerusakan otak yang sangat fatal.

Kanker otak dibedakan menjadi 2 jenis kanker yakni kanker otak primer (yaitu bermula di otak) dan kanker otak sekunder (bermula pada organ lain dalam tubuh seperti paru-paru atau payudara dan kemudian menyebar ke otak).

Kanker otak primer umumnya diawali pada satu jenis jaringan atau sel-sel didalam otak ataupun sumsum tulang belakang.

a. Glioma merupakan jenis kanker yang umumnya diderita oleh sekelompok tumor yang mulai dalam sel glial. Sejumlah tumor dapat dianggap glioma, termasuk glioblastoma, astrocytomas, oligodendrogliomas, dan ependymomas. Sekitar 4 dari 10 kasus kanker otak adalah glioma. Bila dihitung case kanker otak ganas, sekitar 8 dari 10 adalah glioma.

b. Meningioma timbul dari meninges, lapisan jaringan yang mengelilingi bagian luar dari otak dan sumsum tulang belakang. Meningioma berkontribusi pada sekitar 1 dari 3 kanker otak primer dan kanker sumsum tulang belakang. Mereka adalah tumor otak yang paling umum pada orang dewasa.

Risiko tumor ini meningkat sejalan dengan usia. Mereka sekitar dua kali lebih umum terjadi pada wanita. Dalam beberapa kasus tumor ini bersifat genetic (diturunkan), terutama pada mereka dengan neurofibromatosis (sindrom tumor jinak pada jaringan syaraf).

Meningioma menyebabkan gejala dengan menekan otak atau syaraf tulang belakang. Sekitar 4 dari 5 meningioma bersifat jinak, dan sebagian besar dapat disembuhkan dengan operasi. Tetapi beberapa meningioma tumbuh sangat dekat dengan struktur vital dalam otak dan tidak bisa disembuhkan dengan pembedahan saja. Sejumlah kecil meningioma bersifat ganas dan mungkin kembali berkali-kali setelah operasi atau bahkan menyebar ke bagian lain dari tubuh.

c. Medulloblastomas

Medulloblastomas adalah tumor yang berkembang dari sel neuroectodermal (sel saraf primitif) di otak kecil. Mereka adalah kanker yang tumbuh cepat dan sering menyebar ke seluruh jalur cairan serebrospinal, tetapi mereka dapat diobati dengan terapi radiasi dan kemoterapi. Medulloblastomas terjadi lebih sering pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Mereka adalah bagian dari kelas tumor disebut tumor neuroectodermal primitif (PNETs) yang dapat terjadi pada otak besar dan di tempat lain dalam sistem saraf pusat.

d. Gangliogliomas

Tumor yang mengandung neuron dan sel glial disebut ganglioglioma. Ini sangat jarang terjadi pada orang dewasa dan memiliki prospek kesembuhan tinggi dengan operasi saja atau operasi yang dikombinasikan dengan radioterapi.

e. Schwannomas (neurilemomas)

Schwannomas berasal dari sel Schwann, yang merupakan bagian pembentuk mielin saraf tengkorak dan saraf perifer lainnya. Tumor ini biasanya jinak. Mereka bisa timbul dari saraf kranial. Ketika mereka membentuk tumor dari saraf kranial yang bertanggung jawab untuk keseimbangan dekat otak kecil, mereka disebut schwannomas vestibular atau neuromas akustik. Mereka juga mungkin timbul dari saraf tulang belakang setelah mereka telah meninggalkan sumsum tulang belakang. Schwannomas membuat sekitar 9% dari semua tumor SSP.

Posted in Gejala Kanker Otak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Jenis-Jenis Kanker Otak

Gejala Awal Kanker Otak

Apabila anda merasa mual dan muntah-muntah serta nyeri di kepala dan juga ditemukan edema propel pada pemeriksaan mata atau borok yang tidak sembuh disertai pusing kepala, segeralah memeriksakan diri. Pemeriksaan yang berupa CT scan, MRI ( Magnetic Resonance Imaging), mikroskopik, dsb.  Akan dapat mendeteksi apakah anda terserang kanker otak ataupun bisa ditemukan juga penyebab lainnya.

a. Gejala umum tumor otak

Gejala tumor otak dikelompokkan dalam 2 bagian, yakni gejala umum dan gejala khas yang tergantung pada lokasi tumor. Gangguan umum terjadi karena gangguan fungsi cerebal, akibat adanya edema otak dan tekanan trakanial yang meningkat. Ada 3 gejala utama yang muncul akibat meningkatnya tekanan intrakanial dan ini sering disebut sebagai “Trias Tumor Otak’ yakni berupa nyeri kepala, muntah dan ditemukannya edema pupil pada pemeriksaan mata. Umumnya rasa tidak nyaman ini timbul ketika pagi hari usai bangun tidur yang dapat berlangsung beberapa saat datang dan pergi disertai dengan rasa nyeri dan berdenyut-denyut. Rasa nyeri ini akan bertambah hebat apabila penderita batuk, bersin, atau mengejan. Saat anda berbaring pun rasa nyeri akan semakin terasa hebat dibanding waktu duduk.

Rasa nyeri ini diduga akibat adanya tarikan (traksi) pada struktur peka rangsang nyeri (pain sensitive structure), seperti selaput pembungkus otak (dura), pembuluh darah atau serabut saraf.

 

 

 

 

Gambar tumor otak dari samping dan depan. Tumor Maligna atau tumor ganas yang merupakan gejala awal dari kanker otak

b. Gejala khas tumor otak berdasarkan lokasi

Otak manusia terdiri atas beberapa bagian (lobus) yang memiliki fungsi berbeda-beda. Bila bagian tertentu dari otak terserang tumor, maka akan menimbulkan gejala khas sesuai dengan lokasi tumor tersebut.

– Tumor otak di lobus frontalis (otak bagian depan yang berfungsi untuk berfikir), bisa memberikan gejala gangguan mental sebelum muncul gejala lainnya. Gangguan mental ini menyerupai gejala psikiatrik, seperti gangguan fungsi intelek dan yang paling menonjol adalah menurunnya fungsi pertimbangan dan tata sosial pada umumnya

– Tumor di kelenjar hipofisis akan memberikan gejala sesuai dengan sel kelenjar endokrin yang terserang.

– Tumor di lobus occipitalis (otak bagian belakang) gejala awal yang terutama berupa nyeri kepala. Gejala khas yang muncul berupa defek (hilangnya) fungsi penglihatan terkadang tidak dapat mengenali warna dan mengenali wajah orang.

– Tumor di cerebelum (otak kecil) yang biasanya menyerang anak-anak, dapat menimbulkan hydrocephalus (kepala membesar).

Kepala anda merupakan pusat kesehatan hidup anda. Oleh karena itu, jagalah kesehatan otak anda. Kemungkinan dengan olah pernapasan dan meditasi untuk kesehatan otak, maka kemungkinan penderita kanker otak untuk tertolong masih sangat besar.

Posted in Gejala Kanker Otak | Tagged , , , , , , , , , , , | Comments Off on Gejala Awal Kanker Otak