Jenis-Jenis Kanker Otak

Kanker otak merupakan sekelompok massa sel-sel otak yang tumbuh secara tidak normal dan di pertumbuhannya di luar kendali. Sebagian besar kanker otak dapat menyebar melalui jaringan otak, tetapi jarang menyebar ke area lain dari tubuh.

Sebelum kanker otak itu terjadi, umumnya seseorang didahului dengan kepemilikkan tumor otak jinak, saat tumor otak jinak itu tumbuh dapat menghancurkan dan menekan jaringan otak yang normal lainnya yang dapat mengakibatkan kefatalan pada kelumpuhan atau kerusakan otak yang sangat fatal.

Kanker otak dibedakan menjadi 2 jenis kanker yakni kanker otak primer (yaitu bermula di otak) dan kanker otak sekunder (bermula pada organ lain dalam tubuh seperti paru-paru atau payudara dan kemudian menyebar ke otak).

Kanker otak primer umumnya diawali pada satu jenis jaringan atau sel-sel didalam otak ataupun sumsum tulang belakang.

a. Glioma merupakan jenis kanker yang umumnya diderita oleh sekelompok tumor yang mulai dalam sel glial. Sejumlah tumor dapat dianggap glioma, termasuk glioblastoma, astrocytomas, oligodendrogliomas, dan ependymomas. Sekitar 4 dari 10 kasus kanker otak adalah glioma. Bila dihitung case kanker otak ganas, sekitar 8 dari 10 adalah glioma.

b. Meningioma timbul dari meninges, lapisan jaringan yang mengelilingi bagian luar dari otak dan sumsum tulang belakang. Meningioma berkontribusi pada sekitar 1 dari 3 kanker otak primer dan kanker sumsum tulang belakang. Mereka adalah tumor otak yang paling umum pada orang dewasa.

Risiko tumor ini meningkat sejalan dengan usia. Mereka sekitar dua kali lebih umum terjadi pada wanita. Dalam beberapa kasus tumor ini bersifat genetic (diturunkan), terutama pada mereka dengan neurofibromatosis (sindrom tumor jinak pada jaringan syaraf).

Meningioma menyebabkan gejala dengan menekan otak atau syaraf tulang belakang. Sekitar 4 dari 5 meningioma bersifat jinak, dan sebagian besar dapat disembuhkan dengan operasi. Tetapi beberapa meningioma tumbuh sangat dekat dengan struktur vital dalam otak dan tidak bisa disembuhkan dengan pembedahan saja. Sejumlah kecil meningioma bersifat ganas dan mungkin kembali berkali-kali setelah operasi atau bahkan menyebar ke bagian lain dari tubuh.

c. Medulloblastomas

Medulloblastomas adalah tumor yang berkembang dari sel neuroectodermal (sel saraf primitif) di otak kecil. Mereka adalah kanker yang tumbuh cepat dan sering menyebar ke seluruh jalur cairan serebrospinal, tetapi mereka dapat diobati dengan terapi radiasi dan kemoterapi. Medulloblastomas terjadi lebih sering pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Mereka adalah bagian dari kelas tumor disebut tumor neuroectodermal primitif (PNETs) yang dapat terjadi pada otak besar dan di tempat lain dalam sistem saraf pusat.

d. Gangliogliomas

Tumor yang mengandung neuron dan sel glial disebut ganglioglioma. Ini sangat jarang terjadi pada orang dewasa dan memiliki prospek kesembuhan tinggi dengan operasi saja atau operasi yang dikombinasikan dengan radioterapi.

e. Schwannomas (neurilemomas)

Schwannomas berasal dari sel Schwann, yang merupakan bagian pembentuk mielin saraf tengkorak dan saraf perifer lainnya. Tumor ini biasanya jinak. Mereka bisa timbul dari saraf kranial. Ketika mereka membentuk tumor dari saraf kranial yang bertanggung jawab untuk keseimbangan dekat otak kecil, mereka disebut schwannomas vestibular atau neuromas akustik. Mereka juga mungkin timbul dari saraf tulang belakang setelah mereka telah meninggalkan sumsum tulang belakang. Schwannomas membuat sekitar 9% dari semua tumor SSP.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Kanker Otak and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>